Video Klip Pilihan

Tuesday, December 04, 2007

.:: Secangkir Rindu Buat Mak ::.

بسم الله الرحمن الرحيم

Kenangan terakhir bersama bondaku pada 10 November 2006 sebelum berangkat ke Mesir.


Pernah langkahku longlai,
Disaat kehilangan ayahanda,
Suasana suram gelap menyelubungi,
Jiwa kosong muram durja.

Berteman bonda penguat jiwa,
Pembakar ruh kental terasa,
Menjunjung tuntutan Yang Esa,
Mendalam agama penerang keluarga.

Dikala hampir ke gerbang jaya,
Ujian mendatang sukar diduga,
Merentap sanubari lemah segala,
Gelap gempita kabur semesta.

Bonda anugerah pinjaman ilahi,
Dirimu ibarat jantung dan nadi,
Pergimu tanpa kerelaan hati,
Menuju yang Esa bahagia yang pasti.

Ku rindu belai sayangmu,
Bonda pergi tinggalkanku,
Masih lekat di hati sanubari,
Bonda bilang akan menanti.

Masih terbayang hilai tawamu,
Masih tergambar senyum kasihmu,
Segalanya masih segar dalam ingatanku,
Mengundang air mata sebak dihatiku.

Suaramu masih terngiang-ngiang,
Wajahmu masihku terbayang,
Hangat tanganmu masihku terasa,
Sentuh kasihmu masih berbisa.

Namun segalanya tinggal kenangan,
Kepergianmu tertulis tanpa kembali,
Di sisi Allah dikau kuserahkan,
Mengharap rahmatMu harum mewangi.

Kala ini diriku benar-benar keseorangan,
Kehilangan abah masih terasa,
Kini kepergian mak menambah keperitan,
Hanya kalianku harap bantuan semasa.

Biar tangisan mengurang luka,
Biar esakan menghilang pedih,
Biar diam menambat cerita,
Biar sendirian melepas sedih.

Semakinku tatapi semakin sebak,
Semakinku hayati semakin retak,
Yang pastinya perjuangan masih berjarak,
Yang pastinya Allah rahmatNya tampak.

Ku harus kuatkan semangat ini,
Ku harus tabahkan dugaan ini,
Bantuan kalian kuharap disini,
Menongkat sepanjang perjalananku nanti.

Terima kasih kepada semua yang masih setia dan sanggup bersama-sama menemani kesepian diriku ini. Tiada apa yang mampu diri ini balas pada usaha yang kalian lakukan hanya sekalung ucapan terima kasih. Maaf atas segala kelemahan dan kesulitan yang lahir dari gerak laku diri ini. Hanya Allah yang berhak menghitung setiap amal baik yang kalian lakukan untuk diri yang serba kekurangan ini.

Buat ahli baitku, Tanjung Puteri, sahabat-sahabat Badan Pengurus PMRAM dan barisan HEWI PMRAM, sahabat-sahabat AJKT BKPJM dan HEWI nya serta semua sahabat-sahabat yang memahami keperitan dan penderitaan diri ini terimalah serangkap ungkapan yang lahir dari hati sanubari ini,

Maaf dipinta andai menyusahkan kalian,
Maaf dipohon andai menyedihkan kalian,
Maaf seandainya melukai kalian,
Maaf jua andai mengecewakan kalian.

Doakan diri ini akan terus tabah dan tetap mengharungi sisa perjalanan hidup yang belum pasti. Juga doakan kedua-dua punca kelahiran ini senantiasa dicucuri rahmat dan inayah-Nya. Dan kepada manusia yang membuat ibuku menderita dengan sihir dan hasad dengki mereka itu dikenakan balasan yang setimpal. Segalanya terserah kepada allah seandainya itu adalah benar.
Dengan itu penyerahan secara total kepada Allah segalanya.

Juga kesempatan yang ada ku turut mengucapkan takziah kepada keluarga Arwah Ustaz Abd Manan bekas ketua Peguam Syariah Negeri Johor yang pernah mengajar di Sekolah Menengah Islam dan Tahfiz, Pasir Gudang yang juga kembali ke sisi Allah pada hari dan tarikh yang sama tatkala pemergian bondaku.

IBUKU SELAMAT KEMBALI KE SISI ALLAH,
PADA 2 NOVEMBER 2007 BERSAMAAN 22 ZULKAEDAH 1428 HIJRAH,
NUKILAN HATI CORETAN BERSEJARAH,
1600 PM WAKTU TEMPATAN KAHERAH.

AL-FATIHAH....
Nukilan Ilham Nurani,

MaHbUb MaRdHaTiLLaH,
ZuLmArWa

No comments: